Dale Harris adalah simbol kesuksesan Inggris di pentas dunia barista. Ia adalah juara dunia World Barista Championship 2017. Sebuah gelar bergengsi terutama bagi Inggris yang terakhir merasakan gelar juara dunia di 2009. Dale Harris adalah gambaran kesuksesan seorang barista pekerja keras dan berani mengambil segala resiko yang mungkin akan menghadang.

“Saya juga melakukan hal apa yang barista lain lakukan, dengan orang-orang yang bekerja bareng bersama saya, hanya saja saya melakukannya sedikit lebih baik, lebih pintar dan lebih rapi. Saya orang yang paling beruntung di dunia,” ujar Dale Harris seusai dinobatkan sebagai juara WBC 2017 seperti yang dilansir di www.baristamagazine.com. Ini adalah buah dari 10 tahunnya bergelut di dunia kopi dan bukti konsisten dan tekun melihat kegagalan dalam sisi yang berbeda.

Ya, jika ingin menjadi seorang barista kelas dunia, kegagalan adalah hal yang lumrah. Ini pula yang mengantarkan Dale Harris punya mental juara yang mampu menghipnotis para juri untuk berdiri terpaku melihat presentasinya sembari meracik kopi. Dale Harris adalah seorang trainer dan Wholesale Director untuk specialty roastery yang berbasis di Inggris, Hasbean Coffee.

Sejak tahun 2009 ia konsisten dan tekun mengikuti Kejuaraan Barista di Inggris. 9 tahun berkompetisi yang selalu berujung kegagalan, tepat di tahun ke-10 ia berhasil juara di Inggris dan melanjutkannya hingga ke pentas dunia. Disamping itu, ia juga berani mengambil segala resiko yang mungkin tidak pernah dilakukan oleh barista lain.

Tidak takut dan ragu menampilkan sesuatu yang berbeda telah memberi keunikan sendiri pada diri Dale Harris. Ketimbang memberikan informasi ke juri tentang biji kopi yang digunakan, Dale Harris lebih memilih melakukan presentasi yang membawa juri ke pengalaman sensoris. Sebuah pelajaran berharga untuk dijadikan contoh para barista untuk tidak ragu dan takut akan tidak disukai oleh juri.

Dale Harris tidak hanya mampu menghipnotis para juri dengan presentasi uniknya. Ia juga sangat memahami biji kopi yang digunakan. Bukan sebuah biji kopi “pasti juara” yang selama ini tersemat pada Geisha, ia lebih memilih menggunakan El Salvador dengan washed processed. Sebuah pilihan yang tidak lazim untuk kompetisi sebesar World Barista Championship.

Ia sangat percaya diri, karena merasa sudah mengenal detail kualitas kopi El Salvador lewat petaninya langsung yang memahami kualitas kopi, kondisi tanah dan perkebunan, termasuk pula varietasnya. El Savador SL28, yang ditanam oleh Ernesto Menendez ini sangat detail dalam menanam kopinya. Ernesto banyak bereksplorasi dengan kandungan nutrisi tanah, proses pematangan yang lebih lambat, penanaman kopi dengan memakai pohon penaung, dan sebagainya di perkebunannya.

Pengetahuannya yang mendalam tentang biji kopi ini juga seakan menjadi standar baku oleh barista. Tanpa kenal kopi yang digunakan, mustahil akan dapatkan keberhasilan. Menurutnya, seorang barista yang hebat adalah seorang yang selalu ingin tahu, profesional bekerja dalam tim maupun pribadi dengan mendengar pelanggan dan rekan kerja. Kemudian menghargai kopi dan alat-alat yang digunakan sebagai bagian kesatuan dalam mencapai sukses.

Dale Harris sudah membuktikan, mencapai posisi barista kelas dunia adalah sebuah proses panjang. Dari kegagalan, kerja keras hingga kejujuran dan selalu bersikap positif. Di samping itu, menjalin hubungan yang baik dengan pelaku bisnis kopi akan membuat barista semakin mengenal dunianya lebih dalam. Inilah kunci sukses Dale Harris, semoga menginspirasi.

 

Leave A Comment