Adonan pizza ternyata tidak seeksklusif yang selama ini terlihat di restoran-restoran Italia di Jakarta maupun di kota-kota besar di Indonesia. Membuat adonan pizza sendiri sangatlah mudah dan bagusnya lagi, adonan pizza sendiri bisa disimpan di lemari pendingin untuk digunakan lagi nantinya. Bila sekali Anda sudah berhasil membuat adonan pizza, maka bersiaplah ketagihan dan semakin termotivasi untuk berkreasi dengan penambahan topping-toppingnya.

Membuat adonan pizza sama halnya dengan membuat adonan roti pada umumnya. Bahan dasarnya adalah tepung terigu, ragi, air dan garam dengan sedikit minyak. Adonan kemudian diuleni hingga kalis dan selebihnya ragi yang bekerja untuk Anda, merubah adonan menjadi lembut, elastis, lentur, mengembang dan mudah dibentuk. Jika Anda masih ragu untuk memulai membuat adonan pizza sendiri, tips-tips berikut ini mungkin saja akan memantapkan Anda dalam membuat adonan pizza istimewa.

Saat membuat adonan pizza, ragi memegang peranan penting. Ragi adalah “rekan kerja” Anda yang menjadikan adonan pizza semakin bagus. Untuk itu sebaiknya menggunakan ragi yang segar. Kesegaran ragi menentukan kualitas roti pizzanya. Untuk menilai ragi yang digunakan masih segar atau tidak bisa dengan cara mencampurkan satu sendok teh ragi dengan air matang hangat dan sedikit gula. Kemudian aduk perlahan dan tunggu hingga 3 menit. Bila terdapat busa di atas permukaan, dengan ketebalan sekitar satu sentimeter itu menandakan ragi masih segar.

Jika ragi sudah dinilai segar, maka tinggal dicampur dengan bahan-bahan lainnya. Gunakan sendok bawaan mixer atau tangan Anda untuk mengaduk bahan sampai terbentuk adonan yang basah. Lanjutkan menguleni adonan sampai adonan lembut dan lentur. Saat menguleni adonan, lebih baik menggunakan sendok pengaduk dibanding dengan tangan. Jika menggunakan tangan, adonan akan sulit diaduk saat mulai mengental.

Setelah itu biarkan adonan mengembang. Caranya bisa dengan bulatkan adonan dan letakan di dalam mangkuk atau wadah besar bersih yang sudah diolesi dengan minyak zaitun. Tutup mangkuk dengan kain bersih dan bungkus dengan plastik. Letakan di ruang hangat di dapur agar ragi bekerja dengan baik. Diamkan hingga mengembang selama 2 jam. Yang perlu menjadi catatan adalah mengembangakan adonan ini juga bisa dibiarkan di dalam lemari es selama 6-8 jam. Adonan pizza juga bisa dibekukan sebelum dikembangkan, dan baru dibiarkan mengembang saat siap untuk membuat pizza.

Saat akan memanggang, siapkan suhu yang sesuai. Sebelum akan memanggang, panaskan oven sampai 218 derajat celcius. Perhatikan suhu secara seksama, apabila suhu dalam oven turun saat akan memasukan adonan pizza, ada baiknya sedari awal suhu oven ini dinaikan sampai 232 derajat celcius. Suhu yang tepat akan menghasilkan pizza sesuai yang Anda inginkan. Untuk itu pastikan Anda memiliki perangkat oven yang baik di dapur Anda.

Membuat pizza adalah proses yang menyenangkan. Karena kunci dari pizza terletak pada rotinya. Setelah itu tinggal aneka toppingnya dikreasikan sesuai dengan keinginan Anda. Seloyang pizza istimewa dari dapur sudah siap tersaji di rumah Anda.

(DW)

Share This