10 tahun memimpin perusahaan sebagai CEO, Nicola Michelon berusaha mewujudkan visinya untuk menyukseskan tiap pihak di Unox. Kesuksesan bagi Nicola tidak boleh hanya diraih dirinya dan tempatnya berkarya, tapi juga untuk mitra dan terutama, customer alias pembeli.

“Caranya, saya memastikan bahwa semua orang di perusahaan fokus kepada target jangka pendek, menengah, dan panjang kami,” ucap Nicola.

Nicola berkata bahwa sejak Unox meluncurkan ChefTop BakerTop dengan teknologi MindMaps, produk tersebut berhasil membawa perusahaan ini menjadi market leader di bidang usaha bakery dan retail. Sejak tahun 2015, Nicola dan timnya memastikan bahwa perusahaan terus mendapatkan 20% pertumbuhan keuntungan tiap tahunnya.

“Untuk mewujudkan target jangka pendek, di bulan Oktober 2017, kami meluncurkan Bakerlux Shoppro yang lebih canggih daripada Unox Linemiss,” jelas Nicola.

Bakerlux Shoppro memastikan pengguna memasak dengan lebih cepat dan mudah di dapur. Aplikasi dan kompabilitas ke internet kini lebih canggih sehingga pengguna tidak perlu terlalu pusing memikirkan kesulitan di bidang teknologi. Dengan kata lain, produk ini lebih user-friendly. Selain itu, desain Bakerlux Shoppro juga lebih futuristik dan simpel.

“Ada empat pilar yang selalu saya terapkan di perusahaan ini. Walaupun ini merupakan value perusahaan, saya menganggap ini memajukan siapa saja secara personal,” ucap ayah dua putri ini.

Pilar pertama adalah memastikan kesuksesan untuk siapa saja, terutama pelanggan. Pilar kedua adalah menjadi inventif dalam segala hal, terutama dalam menghindari kerumitan yang tidak penting. Nilai ini membuat Unox mampu mencapai target lebih dengan cara yang paling simpel.

Pilar ketiga adalah memastikan kesempurnaan di tiap bidang mulai dari produk, cara menjalankan perusahaan, dan cara menjaga kepuasan pelanggan. Pilar keempat adalah kecepatan dan efektivitas. Semua hal harus diselesaikan dengan waktu yang singkat dengan hasil yang efektif.

Dengan pilar-pilar tersebut, terbukti bahwa Unox tidak hanya merambah pasar Eropa, tapi juga Asia. Produk yang berasal dari Italia ini membuka kantor pertamanya di Asia pada tahun 2010, tepatnya di Kuala Lumpur, Malaysia. Tidak butuh waktu lama bagi Unox untuk membuka kantor-kantor selanjutnya di Shanghai dan Seoul. Unox pun merambah pasar Asia Tenggara lagi setelahnya dengan membuka cabang di Indonesia dan Filipina. Target selanjutnya adalah Singapura.

“Khususnya di Indonesia, kami bekerja sama dengan PT Multi Flashindo Karisma secara B2B agar segala yang jadi tujuan kami tercapai. PT MFK akan memastikan kepuasan pelanggan dengan lebih efektif,” tutup pria kelahiran Italia ini.

DV

Share This